Thursday, 05 December 2019

Psikolog Bareskrim Beberkan Alasan Perempuan Jadi Sasaran Penyiraman Air Keras

Sabtu, 16 November 2019 — 17:52 WIB
Pelaku penyiraman air keras FY dimintai keterangan di Polda Metro Jaya. (firdha)

Pelaku penyiraman air keras FY dimintai keterangan di Polda Metro Jaya. (firdha)

JAKARTA – Psikologi Bareskrim Polri Kasandra Putranto menilai, aksi penyiraman yang mengakibatkan kelima perempuan itu terkena air keras dikarenakan perempuan cenderung mudah hilang konsentrasi. Sehingga, FY menyasar mereka menjadi korban.
“Mungkin karena ketidakberdayaan korban. Tapu dari pelaku tidak ada tujuan khusus, sasaran khusus. Kebetulan saja mungkin saat melakukan aksinya yang paling mudah perempuan,” kata Kasandra, Sabtu (16/11/2019).
Untuk diketahui, teror air keras meresahkan warga Jakarta Barat belakangan ini. Bagaimanan tidak, selama satu pekan terakhir saja, ada tiga kali kejadian penyiraman air keras di wilayah Jakarta Barat.

Pertama, penyiraman air keras terhadap dua orang siswi SMP di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019) sore. Keduanya yang baru pulang seusai melakukan ekstrakulikuler disiram air keras oleh orang tak dikenal.

Kemudian, teror air keras itu kembali terjadi. Saat itu, penyiraman air keras itu menimpa seorang tukang sayur bernama Sakinah (60). Ia disiram air keras saat sedang berjualan. Selanjutnya korban yang terakhir ialah enam orang siswi SMP. (firda/win)