Thursday, 05 December 2019

Gunakan Emas Sepuhan, Kawanan Ini Bobol Pegadaian Hampir Rp1 Miliar

Kamis, 8 Agustus 2019 — 18:33 WIB
polisi menggelar jumpa pers pemalsu emas untuk digadaikan ke Pegadaian. (m4)

polisi menggelar jumpa pers pemalsu emas untuk digadaikan ke Pegadaian. (m4)

JAKARTA – Polisi menggulung kawanan pemalsu emas yang beroperasi di Jakarta Selatan. Mereka menyasar kantor Pegadaian dengan membawa perhiasan imitasi yang disepuh emas.

Tersangka A (20), R (21) dan SD (43) ditangkap di Jatijajar, Depok, pada 27 Juni 2019. Sedang tersangka S(52), LY (19), F (25) dan FR (23) dibekuk di Pekan Baru, Riau pada 27 Juli 2019.

Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib menerangkan dalam beroperasi kawanan ini melakukannya dengan membeli aneka perhiasan emas imitasi. Selanjutnya, perhiasan itu disepuh emas di Jatinegara, Jakarta Timur.

“Perhiasan imitasi itu harganya puluhan ribu rupiah, lalu setelah disepuh emas mereka membawanya ke Pegadaian dengan berharap yang imitasi itu dikira ems sungguhan sehingga harganya lebih mahal,” katanya, Kamis (8/8/2019). “Di kantor Pegadaian, mereka mengisi formulir dengan menyertakan identitas palsu.”

Menurutnya, dua pegadaian beberapa kali menjadi sasaran, yakni di Jagakarsa dan Ragunan. “Karena tersangka datang beberapa kali dengan identitas berbeda, petugas pegadaian mulai curiga. Akhirnya pegadaian melakukan tes lagi secara mendalam terhadap objek yang digadaikan itu,” jelas Andi.

Aksi kawanan ini membuat Pegadaian merugi hampir Rp1 miliar. Polisi kemudian mnejerat tersangka dengan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (adji/m4/yp)