Thursday, 05 December 2019

Ganja 200 Kg dalam Kompresor, BNN: Biar Dikira untuk Usaha Bengkel

Kamis, 8 Agustus 2019 — 21:26 WIB
Petugas BNN saat menggerebek penyelundupan ganja. (Ifand)

Petugas BNN saat menggerebek penyelundupan ganja. (Ifand)

JAKARTA – Badan Nakotika Nasional (BNN) menggagalkan peredaran 200 kg ganja setelah tempat penyimpananya, dalam sejumlah kompresor di halaman SDN Kramat Jati 02 Pagi, Kramatjati, Jakarta Timur, dibongkar, Kamis (8/8/2019).

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan empat tersangka menyimpan daun haram itu dalam alat berat untuk mengelabui petugas. Sindikat ini berkamuflase dengan cara seolah ingin mendirikan usaha bengkel.

Pasalnya, mereka hanya menurunkan semua jenis peralatan tanpa terlihatnya narkotika. “Tapi begitu kita periksa lebih lanjut, banyak peralatan yang tidak berfungsi dengan baik, karena ini hanya kamuflase saja,” ujarnya.

(Baca: 200 Kg Ganja Tersimpan dalam Kompresor di Halaman SD Negeri di Kramatjati)

Arman mengaku kesulitan membongkar tabung-tabung las dan kompresor berisi ganja. Pasalnya sindikat ini mengelas tabung-tabung dan kompresor usai memasukkan ganja.

“Kami bersyukur sudin pemadam kebakaran Jakarta Timur ikut membantu kami dalam membongkar ganja yang ada didalamnya,” terangnya.

Dari hasil pembongkaran ditemukan sekitar 20 bungkus ganja didalam tabung las. Dari penangkapan itu, diamankan empat tabung gas las dan empat tabung kompresor.

“Total barang buktinya masih kami hitung, diperkirakan 200 kilogram ganja yang diselundupkan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan ganja yang ditemukan di halaman SD itu tak ada kaitannya dengan sekolah tersebut. Tersangka mengaku hanya menitipkan sementara di lapangan sekolah untuk kemudian dibawa ke rumah kos yang ada di belakang sekolah tersebut. (ifand/yp)