Selasa, 9 April 2013 18:33:28 WIB

Korban Kebakaran Alami Gangguan Psikis

ngungsi2

KEBAKARAN yang menghanguskan tujuh puluh rumah di RW02 dan 03, Kelurahan Krendeng, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, tak hanya menyebabkan kerugian materi. Namun, tidak sedikit juga dari warga mengalami penyakit psikis kerena kehilangan harta bendanya.

“Salah satu keluhan pengungsi yang ada di posko penampungan ini soal penyakit Psikis,” terang Koordinator Lapangan Posko Kesehatan Bencana Kebakaran Puskesmas Tambora, dr.Yan Rusli, kepada Pos Kota, Selasa (9/4).

Ganguang tersebut, sambungnya, muncul karena rasa berlebihan dari korban yang meratapi rumah dan harta bendanya yang terbakar. “Mereka shock, dan perlu dilakukan terapi untuk pemulihan,” jelasnya.

Ny.Cicih, 40, salah satu korban kebakaran, mengaku sempat semalaman menangisi peristiwa yang telah menghanguskan rumah serta barang-barang berharga miliknya. “Kalau dibilang stres ya stres karena semalam itu saya nangis sambil berteriak-teriak,” ungkapnya saat ditemui di posko pengungisan.

Diceritakannya, saat kejadian ibu empat anak tersebut hanya bisa menyelamatkan diri dan anak-anaknya dari kobaran api. “Semua barang-barang nggak ada yang bisa terbawa, semua ludes terbakar,” katanya.

Wakil RW02, Arief Pasha Hidayat, menyebutkan sebanyak 450 jiwa korban kebakaran mengungsi ke masjid dan gedung Madrasah yang tempatnya tak jauh dari lokasi kejadian. “Untuk sejumlah bantuan juga telah diterima dan langsung dikontribusikan,” paparnya.

Kebakaran di dua RW yang ada di Kelurahan Krendeng, Jakarta Barat, pada Senin (8/4) sore menghangusan 70 rumah warga, (PosKota, 9/4). Menurut keterangan sebagian warga, kebakaran disebabkan akibat korsleting listrik dari salah satu rumah konveksi. (deny)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.