Senin, 17 Desember 2012 15:31:58 WIB
Dugaan Penghinaan, Orangtua Murid SDN Akan Laporkan Kapolsek
|
|
Tweet |
|
Dugaan Penghinaan, Orangtua Murid SDN Akan Laporkan Kapolsek
BOGOR (Pos Kota) – Dugaan penghinaan Kapolsek Bogor Utara, Kompol IY Taojiri kepada pelajar SDN Bantarjati 09 usai mengisi acara pisah sambut Kapolres Bogor Kota dari AKBP Hilman ke AKBP Baktiar Ujang Permana, belum sepenuhnya diterima orangtua murid. Atas perkataan Goblok dari perwira polisi ini, ada orangtua yang hendak melapor ke Propam Polda Jawa Barat.
Menurut salah satu orangtua murid dari Dio Putra, perkataan tidak pantas di muka umum dari seorang perwira polisi, membuat anaknya trauma.
Niat orangtua murid mengadu ke Propam Polda Jabar, disambut baik Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Martinus Sitompul.
Menurut Kompol Martinus Senin (17/12), jika laporan orangtua yang anaknya mendapat perkataan tidak pantas dimuka umum diterima, maka Propam akan mengambil langkah lanjutan.
“Yang bersangkutan akan kami proses di Propam, jika laporan orangtua sudah kami terima,”kata Kombes Martinus.
Komentar senada juga disampaikan Irianto, Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH). Menurut Irianto, perkataan goblok ke pelajar SD usai tampil di acara pisah sambut oleh Kompol IY Taojiri, adalah bentuk pelanggaran terhadap PPRI Nomor 3 tahun 2003 tentang kedisiplinan Kepolisian Republik Indonesia.
“Kompol IY Taojiri juga melanggar pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Polisi itu harusnya mengayomi dan bukan menghina,”kata Irianto.
Ditempat terpisah, Kepsek SDN Bantarjati 09, Yayah Komariah mengatakan, terkait pemberitaan di Pos Kota edisi Minggu (16/12), pada Senin pagi, pihaknya mendapat kunjungan dari Propam Polres Bogor Kota. Lima anggota Propam tersebut datang dengan membawa pesan kata maaf dari Kapolsek.
“Pertemuan tadi ada kata maaf dari bapak-bapak Propam Polres Bogor Kota. Pertemuan lanjutan akan kembali dilakukan dengan menghadirkan Kapolsek IY Taojiri yang nantinya secara langsung akan meminta maaf,”ujar Yayah Komariah.
Seperti diberitakan sebelumnya, partisipasi pelajar SDN Bantarjati 09 pada pisah sambut Kapolres Bogor Kota, AKBP Hilman ke AKBP Baktiar Ujang Permana Jumat (14/12) malam di Ball Room Hotel Aston Bogor, berakhir dengan penghinaan.
Kehadiran 30 siswa sekolah Adiwiyata tingkat nasional untuk mengisi lagu di acara pisah sambut atas permintaan Kapolres AKBP Hilman ini, berakhir dengan tangisan akibat perkataan goblok yang dikeluarkan seorang perwira polisi. Anak-anak yang bertangisan langsung digiring gurunya meninggalkan lokasi acara.
(yopi/sir)


