Senin, 13 Februari 2012 14:25:27 WIB

Rossi Yakin Dengan Motor Barunya

moto132

ROMA( Pos Kota) – Valentino Rossi (Italia/Ducati) menyakini dirinya punya peluang cukup terbuka pada musim balap 2012 di ajang balap motor kelas primier MotoGP, setelah meraih hasil terburuk sepanjang karienya di musim 2011. Ia yakin benar dengan motor barunya Ducati GP12.

“Motor baru Ducati GP12 membuat aku yakin untuk dapat bersaing di deret terdepan. Meski harus saya akui masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Tapi saya lebih yakin musim ini akan bisa kompetitif,” keta Rossi seperti dikutip laman Crash.

Kayakinan Rossi merupakan pesan tak langsung dari “The Doctor” untuk Casey stoner (Australia/Honda0, Jorge Lorenzo (spanyol/Yamaha) yang di musim 2011 selalu mengasapinnya. Pengujian pertama pra musim di Sirkuit Sepang, Rossi mencatat waktu tercepat kelima. Prestasi itu diyaininya punya peluang buat dirinya menyongsong musim 2012 dimulai.

Motor Ducati Desmosedici GP12 oleh bos Ducati Corse sebagai motor “90 % terbaru” karena bersasis alumunium twin-spar yang biasa digunakan motor pabrikan Jepang. Perombakan ini merupakan masukan Rossi agar Ducati tidak tertinggal dari pembalap terdepan MotoGP.

“Saya setuju untuk mengincar podium ketiga. Sekarang ini saya harus akui Lorenzo dan Stoner memiliki motor jauh lebih baik. Namun saya mungkin akan bertarung dengan Pedrosa dan Spies, ” ucap Rossi. pembalap tim pabrikan Ducati Valentino Rossi.

Rossi akan berusaha menaikan peforma Ducati GP12 di sesi pengujian pramusim kedua. Uji akan dilangsungkan di sirkuit Sepang pada 28 Februari nanti. Berikutnya, menyusull pengujian terakhir di Jerez Spanyol, sebelum bertolak ke Qatar untuk mengikuti seri pembuka MotoGP musim 2012 yang berlangsung di sirkuit Losail 8 April mendatang. (prihandoko/b)

Teks : Rossi dengan motor barunya (google)

Baca Juga

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.