Sabtu, 11 Februari 2012 16:41:41 WIB

Makelar PSK Gang Dolly Tewas

mira112

SURABAYA(Pos Kota)- Lokalisasi Gang Dolly di Surabaya, Jawa Timur gempar. Pasalnya, Sabtu (11/2) sekitar pukul 11.30 petugas dari Polsek Sawahan mendatangi lokalisasi terkenal itu karena mendapat laporan bahwa makelar di Wisma 31 tewas dengan kondisi tertelungkup.

Mochammad Roheli,28, makelar Wisma 31 pertama kali diketahui tak bernyawa oleh Pekerja Seks Komersial (PSK) Darsi,27 yang baru pulang dari kampungnya Desa Wajak, Malang.

“Korban meninggal di kamar Darsi,” ujar Kapolsek Sawahan Aris Yuda Legawa didampingi Kanit Reskrim AKP Gotot Setyobudi, Sabtu (11/2).

Aris juga menambahkan, sebelum kejadian, korban bersama rekan seprofesi pesta miras di Jalan Gang Dolly Kamis malam dan pesta bubar Jumat sekitar pukul 04.00 pagi. “Setelah pesta miras korban kembali ke Wisma 31. Lalu dia (korban) masuk ke kamar Darsi, karena kondisi mabuk,” tambah Aris.

Setelah tidur dengan pulas, Jumat sore pukul 16.00 korban dibangunkan oleh teman Darsi bernama Laila,24 . Karena masih terbawa pengaruh miras, korban bangun hanya untuk makan dan tidur lagi.

Waktu aktivitas Dolly akan dibuka, pukul 18.00, Laila membangunkan lagi. Roheli akhirnya bangun dan mandi. Usai mandi, Roheli yang sudah 2 tahun bekerja di Wisma 31 tidur lagi hingga Sabtu (11/2) pukul 04.00.

Pukul 08.00 tadi pagi sempat terdengar suara erang kesakitan dari kamar. Ketika ditengok Laila, korban sudah mendengkur lagi. “Karena takut terjadi apa-apa, Laila menghampiri korban, ternyata masih terdengar suara dengkuran korban,” kata Gatot.

Tepat pukul 10.30, Darsi yang baru pulang dari Malang masuk ke kamar. Dia kaget melihat Roheli tidur di kasurnya. Lebih kaget lagi, ketika berusaha dibangunkan, nyawa Roheli sudah melayang.

“Roheli saat dibangunkan Darsi hanya terdiam dan ketika mencoba pegang tangan korban sudah kaku,” kata Gatot.

Untuk sementara, kematian makelar Dolly ini tidak terdapat tanda kekerasan pada tubuh korban. Guna penyelidikan, jasad Roheli dibawa ke kamar mayat RSUD Soetomo. “Dugaan sementara, kematian korban karena sakit akibat pesta miras,” jelasnya.(nurqomar/b)

Teks : Ilustrasi minuman keras

Baca Juga

  • Mmah Ji

    nauzubillaminzalik,,,mati dalam laknattulloh,mereka yag mati dalam keadaan dan mabuk diakhirat nanti mereka akan disiksa kekal dlm neraka,dan akan dikasih minuman air yg keluar dari bau busuk vagina pelacur, nauzubillaminzalik, tobat dan mohon ampunlah kepada Allah

  • Andiandigun

    risiko jadi preman ya begitu …

© "Poskota", "Poskota Online" adalah merk dagang milik PT. Media Antarkota Jaya. Poskota diterbitkan oleh PT.Media Antarkota Jaya sejak 15 April 1970 di Jakarta. Izin Usaha: SIUPP No. 0088/SK/Menpen/SIUPP A/7 1986 13 Maret 1986.